https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/issue/feed Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah 2026-04-01T05:01:50+00:00 Sapri Sapri@ddipolman.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah adalah terbitan berkala ilmiah yang menerbitkan artikel dari hasil penelitian yang berhubungan kajian ekonomi dan perbankan syariah seperti Islamic Economics, Management of sharia, Sharia Bussines Management, Human Resource Management, Economics Education, dan Sharia Financial Banking. Jurnal ini dilengkapi dengan <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221202241045712"><strong>E-ISSN 2985-3176</strong></a></p> https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/510 Pengaruh Brand Image dengan Loyalitas Nasabah BSI Polewali Mandar terhadap Kepuasan Sebagai Variabel Intervening 2026-04-01T02:23:42+00:00 Huswatun Hasanah huswatunhasana.96@gmail.com Nani Hamdani Amir amirnhani27@gmail.com Rendi Rendi rendi@ddipolman.ac.id <p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk, brand image, dan kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah dengan kepuasan sebagai variabel intervening pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Polewali. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya persaingan perbankan syariah di era globalisasi, sehingga BSI dituntut tidak hanya menarik nasabah baru, tetapi juga mempertahankan loyalitas nasabah lama. Sebagai bank syariah terbesar hasil merger, BSI perlu memperkuat citra, meningkatkan kualitas produk, serta memberikan layanan unggul agar tetap kompetitif, terutama di wilayah Polewali yang memiliki karakteristik pasar tersendiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi berjumlah 802 nasabah, sedangkan sampel sebanyak 394 responden ditentukan melalui rumus Slovin menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square (PLS), meliputi uji outer model, inner model, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah, namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan. Selain itu, kepuasan tidak mampu memediasi pengaruh brand image terhadap loyalitas. Temuan ini menegaskan bahwa loyalitas lebih dipengaruhi persepsi langsung nasabah terhadap citra bank, sehingga BSI perlu memperkuat reputasi dan identitas mereknya untuk meningkatkan loyalitas nasabah</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Huswatun Hasanah, Nani Hamdani Amir, Rendi https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/508 Integrasi Prinsip Maqasid Syariah dalam Tata Kelola Perbankan Syariah 2026-03-30T03:52:56+00:00 Zulfajrin Zulfajrin zulfajrin96@gmail.com Kasmiah Kasmiah Kasmiah2624@gmail.com Ziana Asyifa nanazianaasyifa@gmail.com <p><em>Perkembangan industri perbankan syariah menuntut penerapan tata kelola yang tidak hanya berorientasi pada kinerja keuangan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai syariah yang mendasari operasional lembaga keuangan Islam. Dalam praktiknya, tata kelola perbankan syariah seringkali masih mengadopsi prinsip good corporate governance konvensional yang lebih menitikberatkan pada aspek efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas, sementara dimensi tujuan syariah (maqasid syariah) belum sepenuhnya terintegrasi secara komprehensif. Padahal, maqasid syariah memiliki peran penting sebagai landasan normatif untuk mewujudkan kemaslahatan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat dalam sistem keuangan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep maqasid syariah serta mengkaji bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan dalam tata kelola perbankan syariah berdasarkan kajian literatur akademik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang dilakukan melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber sekunder seperti jurnal ilmiah, buku, dan laporan penelitian yang relevan dengan topik tata kelola dan maqasid syariah dalam perbankan syariah. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi prinsip maqasid syariah dalam tata kelola perbankan syariah dapat memperkuat praktik sharia governance melalui orientasi pada kemaslahatan, keadilan, tanggung jawab sosial, serta keberlanjutan ekonomi. Selain itu, penerapan maqasid syariah dalam sistem tata kelola dapat menjadi kerangka normatif yang membedakan perbankan syariah dari sistem perbankan konvensional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi maqasid syariah dalam tata kelola perbankan syariah merupakan pendekatan strategis untuk meningkatkan kredibilitas, kepercayaan publik, serta kontribusi perbankan syariah terhadap pembangunan ekonomi yang berkeadilan.</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Zulfajrin Zulfajrin https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/381 Peran Ketentuan Administrasi dalam Menjaga Integritas Perbankan Syariah di Era Digital 2025-01-17T07:54:48+00:00 Nurma Abida nurmaabida53@gmail.com St. Hadijah Wahid ijha747@gmail.com Rezki Aulia nurmaabida53@gmail.com Putriani Putriani nurmaabida53@gmail.com Mutmainnah Mutmainnah nurmaabida53@gmail.com <p><em>Perbankan syariah di era digital menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga integritas dan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat. Ketentuan administratif yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa inovasi digital dalam produk dan layanan perbankan tetap sesuai dengan prinsip syariah, seperti larangan riba, gharar, dan maisir. Tantangan utama meliputi integrasi teknologi dengan prinsip syariah, pengawasan transaksi digital, perlindungan data, dan keamanan siber. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran ketentuan administratif dalam menjaga integritas perbankan syariah di tengah perkembangan teknologi digital serta untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh perbankan syariah dalam menerapkan ketentuan administratif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder melalui studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber yang relevan, seperti laporan tahunan, publikasi regulator, jurnal akademik, dan literatur yang berkaitan dengan perbankan syariah dan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbankan syariah di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip-prinsip syariah, terutama terkait dengan pengawasan transaksi, perlindungan data, serta penyesuaian regulasi yang ada. Meskipun demikian, penerapan ketentuan administratif yang kuat dapat membantu menjaga integritas operasional dan kepatuhan terhadap syariah. Kesimpulannya, perbankan syariah di era digital memerlukan kebijakan yang lebih jelas dan konsisten, serta pengawasan yang efektif untuk memastikan setiap inovasi dan transaksi tetap sesuai dengan ketentuan syariah. Dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, perbankan syariah dapat memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas layanan tanpa mengorbankan prinsip-prinsip syariah.</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nurma Abida, St. Hadijah Wahid, Rezki Aulia, Putriani, Mutmainnah https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/509 Analisis Akad Kerja Sama Kurir dalam Manajer Aplikasi Jetfood Kabupaten Polewali Mandar dalam Pembagian Upah Kerja Sama dalam Perspektif Islam 2026-04-01T02:03:39+00:00 Fatya An-Nisa fatiaanisa9@gmail.com Sappeami Sappeami sappeamihamzah@gmail.com Baharuddin Baharuddin baharuddin@mail.unasman.ac.id <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis akad kerja sama dalam Jetfood di Kabupaten Polewali Mandar dan bagaimana pembagian upah kerja sama antara kurir dan manajer Jetfood. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif dan wawancara. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil beberapa penjelasan dari narasumber yaitu manajer dan kurir Jetfood berupa wawancara. Adapun hasil penelitian ini Adalah Sistem akad kerja sama antara kurir dan manajer pada aplikasi Jetfood dilakukan secara jelas melalui kesepakatan awal (akad) yang mencerminkan prinsip syirkah dan wakalah dalam Islam. Pembagian upah yang diberikan manajer kepada kurir itu dibagi setiap seminggu sekali. Pembagian ini dilakukan dengan presentase 80%-20%, 80% itu hasil untuk para kurir dan 20% nya bagian untuk Manajer. Upah yang diterima kurir sesuai dari pendapatan customer di setiap minggunya atau upah yang didapatkan itu tidak tetap. Pembagian upah ini sangat terhindar dari Riba karena manajer tidak memaksa atau menetapkan upah yang harus didapatkan dalam seminggunya,tetapi hanya dihitung oleh pemasukan para kurir saja. Secara keseluruhan, praktik kerja sama dan pembagian upah dalam aplikasi Jetfood telah sesuai dengan prinsip ekonomi Islam, karena tidak mengandung riba, gharar dan mengedepankan keadilan dan kesepakan.</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fatya An-Nisa, Sappeami, Baharuddin https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/511 Pengaruh Perilaku Moral Hazard terhadap Perbedaan Harga Pengecer Gas LPG Di Desa Rea Kecamatan Binuang 2026-04-01T05:01:50+00:00 Nur Zazliyana nurzazliyana@ac.id Sapri Sapri sapri@ddipolman.ac.id Ferdiansyah Himawan ferdiansyahhimawan@ddipolman.ac.id <p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan harga jual LPG 3 Kg di tingkat pengecer Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, yang sering kali melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sehingga menimbulkan ketidakadilan bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perilaku moral hazard terhadap perbedaan harga pengecer LPG 3 Kg serta meninjau implikasinya dalam perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Variabel moral hazard diukur melalui indikator tadlis, ikhtikar, dan gharar, sedangkan variabel perbedaan harga diukur melalui selisih harga dari harga eceran tertinggi, perbedaan antar pengecer, dan kepatuhan terhadap harga jual. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel dengan Cronbach’s Alpha variabel X = 0,728 dan variabel Y = 0,735. Uji t menghasilkan nilai t hitung 2,322 &gt; t tabel 1,699 dengan signifikansi 0,028 &lt; 0,05, sedangkan uji F memperoleh nilai F hitung 5,392 &gt; F tabel 4,20. Dengan demikian, perilaku moral hazard berpengaruh signifikan terhadap perbedaan harga pengecer LPG 3 Kg. Praktik ini bertentangan dengan prinsip kejujuran, keadilan, dan kemaslahatan dalam ekonomi syariah.</em></p> 2026-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Nur Zazliyana, Sapri, Ferdiansyah Himawan