https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/issue/feedJurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah2026-09-30T17:04:10+00:00SapriSapri@ddipolman.ac.idOpen Journal Systems<p>Jurnal Kajian Ekonomi dan Perbankan Syariah adalah terbitan berkala ilmiah yang menerbitkan artikel dari hasil penelitian yang berhubungan kajian ekonomi dan perbankan syariah seperti Islamic Economics, Management of sharia, Sharia Bussines Management, Human Resource Management, Economics Education, dan Sharia Financial Banking. Jurnal ini dilengkapi dengan <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20221202241045712"><strong>E-ISSN 2985-3176</strong></a></p>https://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/518Pengaruh Citra Perusahaan dan Fasilitas Perbankan terhadap Tingkat Kepuasan Nasabah pada Bank Syariah: Studi Kasus di BSI Kantor Cabang Palu Gajah Mada2026-09-24T06:07:44+00:00Firda Firdafirdahsary3@gmail.comnurfitriani fitrinurfitriani@iainpalu.ac.idIbrahim ManggeIbrahimmangge@uindatokarama.ac.idVicha Astanty SupoyoVichaAstantysupoyo@uindatokaram.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra perusahaan dan fasilitas terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Palu Gajah Mada. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif dan menggunakan analisis regresi linier berganda sebagai teknik analisis data, yang dilakukan melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Populasi penelitian adalah seluruh nasabah BSI Cabang Palu Gajah Mada, dengan sampel yang diambil secara purposive untuk memenuhi kriteria tertentu. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen pengumpulan data valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa citra perusahaan dan pusat secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan kedua variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Temuan ini menekankan pentingnya pembangunan citra positif dan peningkatan fasilitas untuk meningkatkan kepuasan nasabah, yang pada akhirnya dapat mendukung kesejahteraan dan daya saing bank syariah di Indonesia. Karakteristik dan strategi yang diusulkan dapat dijadikan acuan bagi manajer bank dalam mempertahankan dan meningkatkan loyalitas nasabah.</span></span></em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Firda Firda, nurfitriani fitri, Ibrahim Mangge, Vicha Astanty Supoyohttps://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/571Ta’awun dan Maqashid Syariah dalam Praktik Swadaya Masyarakat pada Perbaikan Jalan Poros Desa Kuajang di Tengah Efisiensi Anggaran Pemerintah2026-09-23T13:09:04+00:00Irwandiirwandi@ddipolman.ac.idFerdiansyah Himawanferdiansyahhimawan@ddipolman.ac.idMasnama K Masnama Kmasnamak@ddipolman.ac.id<p><em>Budget efficiency policies constrain fiscal space for infrastructure development, while the need for safe roads remains urgent at the village level. This study examines the community-financed repair of the main road in Lemo Baru Hamlet, Kuajang Village, through the concepts of ta'awun, social capital, and maqashid al-shariah. A descriptive qualitative case-study design was employed. Data were obtained from field observation, an interview with the committee chair, licensing documents, the committee's accountability report, work-group records, and media coverage. The data were analyzed through condensation, display, and verification, supported by source triangulation. The initiative received formal approval from the subdistrict government, mobilized voluntary household contributions and public donations, and organized residents into eight rotating work groups. Total receipts reached IDR 112,500,000; expenditures amounted to IDR 109,140,000; and the remaining IDR 3,360,000 was reserved for maintenance. The work treated 330 meters of road. The initiative represents organized ta'awun, trust and reciprocity as social capital, and public benefit, particularly the protection of life and property. Community self-help did not replace the government's obligation; rather, it demonstrated state-community collaboration in addressing public needs under fiscal constraints.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Irwandi, Ferdiansyah Himawan, Masnama K Masnama Khttps://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/512Larangan Praktik Monopoli pada Ekosistem Platform Digital dalam Perspektif Ekonomi Syariah: Telaah Maqashid Syariah atas Pengecualian, Kewenangan KPPU, dan Sanksi2026-09-24T02:18:46+00:00Muhammad Kusnady Tabsir kusnady.stiepi@gmail.comfatmawati fatmawatifatmawatiazfat.dty@uim-makassar.ac.idFauziah Fauziahfauziah@ddipolman.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Penelitian ini menganalisis larangan praktik monopoli pada ekosistem platform digital dalam perspektif ekonomi syariah dengan fokus pada pengungkapan, kewenangan KPPU, dan penerapan sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999. Topik ini penting karena dominasi platform digital tidak lagi hanya terjadi melalui penguasaan barang, tetapi juga melalui kendali atas data, sistem pembayaran, algoritma, dan akses pasar yang berpotensi merugikan pelaku usaha maupun konsumen. Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan peraturan-undangan, konseptualisasi, dan kasus, serta dijelaskan secara kualitatif melalui kerangka maqashid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa memuat hukum persaingan harus memberlakukan secara ketat agar tidak menjadi legitimasi bagi platform dominasi, sedangkan KPPU memiliki peran strategis dalam pengawasan dan hukuman sanksi administratif terhadap perilaku anti-persaingan di pasar digital. Dalam perspektif ekonomi syariah, praktik monopoli digital dibandingkan dengan prinsip keadilan, perlindungan harta, dan kemaslahatan umum. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kebijakan persaingan usaha digital perlu diarahkan tidak hanya pada efisiensi pasar, tetapi juga pada keadilan sosial dan perlindungan kepentingan publik.</span></span></em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Kusnady Tabsir , fatmawati fatmawati, Fauziah Fauziahhttps://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/577Pengaruh Sertifikasi Halal dan Izin Edar BPOM terhadap Keputusan Beli Kosmetik pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisinis Islam Universitas Islam DDI AGH Abdurrahman Ambo Dalle2026-09-30T16:02:13+00:00Buira Buirabuira77@gmail.comSapri Saprisapri@ddipolman.ac.idWahyudi Wahyudiwahyudi@ddipolman.ac.id<p><em><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Disadari atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari kebutuhan wanita tidak dapat lepas dari kosmetik maupun produk kecantikan lainnya untuk menunjang penampilan. Semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap tren kecantikan mendorong industri kosmetik untuk berkembang secara pesat. Keinginan wanita untuk selalu tampil cantik mengundang pelaku yang tidak menawari menciptakan ataupun memperjual belikan kosmetik yang tidak penuhi ketentuan edar. Pada dasarnya, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh antara sertifikasi halal dan izin edar BPOM terhadap minat beli mahasiswi. Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan pendekatan kolerasional. Subjek pada penelitian ini yaitu mahasiswi fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Pada penentuan sampel menggunakan rumus dari Krejcie dan Morgan dengan total sampel 336 orang responden. IBM Statistik SPSS 25 digunakan sebagai metode analisis data dalam penelitian ini. Dari proses penelitian yang dihasilkan bahwa sertifikasi halal berpengaruh signifikan terhadap minat beli kosmetik pada mahasiswi. Sementara izin edar BPOM ikut berpengaruh signifikan terhadap minat beli kosmetik pada mahasiswi</span></span></em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Buira Buira, Sapri Sapri, Wahyudi Wahyudihttps://ejournals.ddipolman.ac.id/index.php/jimat/article/view/574Maqashid Syariah dan Etika Lingkungan dalam Ekonomi Islam Kontemporer2026-09-29T13:01:40+00:00Husain Husainhumas3322@gmail.comFikru Jayyidfikrrujayyid@gmail.comAnita binti Ismailanitaismail@usim.edu.my<p><em>Artikel ini membahas integrasi maqāṣid al-syarī‘ah dan etika lingkungan dalam pengembangan ekonomi Islam kontemporer. Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa krisis ekologis menuntut paradigma ekonomi yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan dan keuntungan material, tetapi juga pada kemaslahatan sosial, keadilan ekologis, dan keberlanjutan antargenerasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) dan analisis konseptual terhadap literatur maqāṣid al-syarī‘ah, etika lingkungan Islam, serta perkembangan ekonomi Islam kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa maqāṣid al-syarī‘ah memiliki kapasitas normatif dan metodologis untuk menjadi landasan perlindungan lingkungan melalui orientasi kemaslahatan, keadilan, keseimbangan, amanah, dan pencegahan kerusakan (mafsadah). Etika lingkungan Islam menempatkan manusia sebagai khalīfah dan pemegang amanah yang memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan ekologis. Integrasi keduanya menghasilkan paradigma ekonomi Islam berkelanjutan yang menghubungkan tauhid → amanah → maqāṣid al-syarī‘ah → keberlanjutan, serta mengarahkan aktivitas ekonomi menuju kemaslahatan sosial-ekologis dan falāḥ. Implementasinya dapat dikembangkan melalui keuangan Islam hijau, industri halal berkelanjutan, green waqf, investasi yang bertanggung jawab, konsumsi berkelanjutan, dan ekonomi sirkular. Kajian ini menawarkan rekonstruksi konseptual bahwa perlindungan lingkungan bukan sekadar isu tambahan dalam ekonomi Islam, melainkan bagian integral dari pencapaian tujuan syariah dan kesejahteraan manusia secara berkelanjutan.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Husain Husain, Fikru Jayyid, Anita binti Ismail